News Update :
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Menguji keaslian Batu Topaz dengan Bromoform

Penulis : danu on Minggu, 22 Februari 2015 | 03.40

Minggu, 22 Februari 2015

Majapahit Gemstone kali ini akan membahas tentang tips untuk menguji keaslian Batu Topaz dengan cairan Bromoform. Cara ini menurut Majapahit Gemstone merupakan cara yang paling mudah dan terbilang cukup murah serta dapat dilakukan oleh siapapun secara mandiri tanpa harus melalui suatu pendidikan khusus ataupun pengetahuan yang mendetil tentang Batu Topaz itu sendiri.

Majapahit Gemstone

Batu cincin permata yang akan kita bahas pada artikel kali ini adalah jenis Batu Topaz. Sebuah batuan yang terdiri dari aluminium oxide dan kiezelzuur. Nah, Batu Topaz ini menjadi salah satu batu yang paling keras karena memiliki niai kekerasan mencapai angka 8 berdasarkan skala keras Mohs. Angka tersebut menempatkan Batu Topaz di urutan keempat dari semua batu-batu mulia lainnya setelah Batu Intan, Corundum, dan Chrysoberyl.

Di negara Indonesia sendiri, banyak sekali nama-nama lain untuk menyebut Batu Topaz ini. Ada yang menyebutnya Batu Daud, Mirah Cempaka dan ada juga yang menyebutnya Batu Selong. Ada satu hal yang menjadi kelemahan batu cincin permata Topaz ini. Meskipun batu ini termasuk salah satu batu yang sangat keras, tetapi apabila batu ini terbentur dengan sangat keras atau mengalami perubahan suhu yang sangat ekstrim, Batu Topaz ini bisa rusak atau retak. Maka dari itu, bagi Anda yang memiliki cincin permata Batu Topaz harus menjaganya betul-betul dari perubahan suhu atau benturan yang keras.

Orang-orang di masa lalu beranggapan bahwa Batu Topaz ini hanya berwarna kuning. Namun belakangan diketahui bahwa Batu Topaz sangat beragam warnanya. Mulai dari cokelat (smoky topaz), merah muda, ungu dan biru. Bahkan ada beberapa jenis Batu Topaz yang tidak berwarna atau transparan dan memiliki beberapa warna pada satu batu (bi-color). Akan tetapi jenis Batu Topaz yang paling sering diburu orang adalah Batu Topaz yang berwarna biru, merah keemasan atau jingga. Dan apabila Anda ingin membeli Batu Topaz dengan harga yang lebih murah, carilah Batu Topaz yang warnanya biru muda.

Batu topaz ini banyak ditambang di Brazil. Bahkan salah satu negara bagian di Brazil ini menjadi tempat penghasil batu topaz terbesar di dunia. Yaitu terletak di Minas Gerais. Sudah berlangsung selama 300 tahun daerah distrik Ouro Preto di Brazil ini menjadi penghasil batu topaz berwarna kuning, merah muda dan oranye terbesar di dunia. Negara lain selain brazil antara lain adalah Amerika Serikat, Meksiko, Rusia, Australia, Jerman, Pakistan, Srilanka, dan Myanmar. Batu yang sering menjadi batuan di cincin permata ini biasanya ditemukan tidak dalam bentuk kristal kecil, melainkan dalam bentuk kristal besar yang beratnya berkilo-kilo.

Majapahit Gemstone

Cincin permata Batu Topaz yang berkualitas super biasanya mengeluarkan kilauan yang sangat terang, kristalnya pun bening, dan apabila Batu Topaz ini disentuh akan terasa licin. Uniknya dari batu ini adalah, jika Anda coba gosok-gosok batu ini dengan keras, maka akan bisa mengeluarkan percikan api atau listrik statis di batunya.


Keaslian Batu Topaz

Batu Topaz yang berkualitas bagus ini harganya cukup mahal, dan apabila Anda takut tertipu dengan Batu Topaz palsu, ada beberapa tips yang harus Anda lakukan. Belilah cairan Bromoform di apotik, lalu coba celupkan Batu Topaz tersebut ke cairan Bromoform tersebut. Nah, apabila Batu Topaz tersebut tenggelam, hal tersebut mengindikasikan bahwa Batu Topaz yang Anda beli adalah asli. Namun sebaliknya, apabila batunya justru mengambang berarti Batu Topaz tersebut palsu. Selain untuk Batu Topaz, cairan Bromoform ini biasanya juga digunakan untuk menguji keaslian batu cinicn Permata Aquamarine. Apabila Batu Aquamarine mengapung, maka batunya asli. Tetapi jika tenggelam, maka batunya adalah palsu.

Untuk lebih memastikannya lagi, Anda dapat juga melakukan tes keaslian Batu Topaz dengan mempergunakan Diamond Selector II, seperti gambar di bawah ini .

Tes Keaslian Batu Topaz :

Majapahit Gemstone


Dan cara termudah untuk memeriksa keaslian Batu Topaz serta terbaik untuk dilakukan adalah dengan membawa ke laboratorium batu mulia (bilamana anda memiliki dana yang cukup) seperti IGL ASIA yang sudah terpercaya sejak tahun 1979 untuk mendapatkan laporan singkat pada sebuah Gem ID.

Demikianlah uraian kami, Majapahit Gemstone, semoga dapat bermanfaat buat kita semua.

komentar (7) | | Read More...

Kajian Batu Permata Merah Delima yang misterius

Penulis : danu on Jumat, 20 Februari 2015 | 03.38

Jumat, 20 Februari 2015

Majapahit Gemstone pada artikel ini akan sedikit mengkaji tentang Batu Permata Merah Delima yang misterius dan sarat dengan cerita-cerita gaib yang dalam kacamata Majapahit Gemstone terkadang terlalu berlebihan.

Batu Permata Merah Delima ini pada dasarnya adalah merupakan Batu Ruby yang berwarna merah solid dan termasuk ke dalam golongan batuan tua yang cukup banyak menjadi incaran para kolektor atau penggemar batuan mulia di seluruh dunia. Batu ini sangat lekat dengan mitos-mitos serta kepercayaan yang melekat pada batu ini.

Batu jenis ini tergolong sebagai batu yang langka. Batu ini memiliki kesolidan warna merah yang cukup kuat. Kuatnya warna merah pada batu ini menyebabkan kemampuan batu ini untuk mempengaruhi warna medium lain yang berada di sekitarnya, seperti pada air dalam gelas. Nilai jual yang tinggi jenis batu ini disebabkan pula oleh jumlah batu ini yang tergolong jarang atau langka. Batu ini tergolong sebagai salah satu batu yang langka dibandingkan dengan bebatuan lainnya seperti Kecubung dan Bacan.

Nilai Kekerasan Batu Merah Delima

Kekerasan Batu Merah Delima mencapai angka 9 pada skala Mohs. Nilai kekerasan (hardness) tersebut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi harga jual batu jenis Merah Delima ini. Nilai ini berbanding jauh dengan beberapa batu lain, seperti Bacan yang hanya bernilai kekerasan 2-4 dan Pirus 3-5. Faktor kelangkaan, kekuatan warna dan nilai kekerasan batu ketiganya memengaruhi nilai jual jenis batu ini secara keseluruhan di pasar perdagangan batu permata. Batu ini di kalangan penggemar dan kolektor yang mengetahuhi jenis batu sudah tidak disebut sebagai akik, melainkan sebagai permata.

Majapahit Gemstone

Dengan nilai kekerasan yang mencapai 9 skala Mohs tergolong sangat keras, satu-satunya jenis batuan yang dapat mengalahkan nilai tersebut adalah Intan (Diamond) yang mencapai nilai kekerasan 10 pada skala Mohs. Nilai keras yang melekat pada Intan menyebabkan batu ini berharga paling mahal. Batu Intan bahkan digunakan sebagai salah satu bahan baku mata bor untuk penambangan minyak.

Warna Batu Merah Delima

Warna utama Batu Ruby didominasi oleh warna merah. Secara umum warna yang melekat pada batuan ini adalah merah cerah hingga merah kecokelatan. Warna yang paling dicari pada jenis batu ini adalah merah tunggal dengan warna yang mendalam (solid). Pada beberapa jenis lain, Merah Delima yang berwarna lebih kebiruan, lebih mahal harganya untuk dijual di pasaran.

Warna Ruby yang baik dikenal apabila memiliki transparansi yang baik. Nilai warna inilah yang paling banyak mempengaruhi harga di pasaran batu permata. Batu Merah Delima yang berwarna buram memiliki harga lebih rendah dibandingkan yang cerah dan memiliki transparansi yang baik. Merah Delima baru memiliki nilai permata apabila memiliki transparansi yang memadai.

Harga Batu Merah Delima

Prinsip pertama penentuan harga Batu Mulia atau permata sangat ditentukan oleh faktor subyektif kolektor. Beberapa kolektor secara “gila” dapat membeli permata dengan harga yang tinggi. Namun, secara umum, harga Batu Merah Delima ditentukan oleh nilai kekerasan batu, warna, transparansi dan segi olahan batu. Batu permata jenis ini yang belum diolah dengan kualitas baik sudah mencapai harga 10-20 juta dalam bentuk yang mentah.

Majapahit Gemstone


Pengolahan menentukan nilai jual Batu Merah Delima. Semakin baik Merah Delima diasah, semakin tinggi pula harganya. Kegagalan dalam penyepuhan Merah Delima dapat menyebabkan jatuhnya harga batu ini. Batu olahan yang mampu menampilkan sisi-sisi cerah yang memantulkan cahaya dan menyemburatkan warna merah akan lebih mahal harganya. Secara umum nilai kekerasan dan warna membedakan harga batu ini dengan bebatuan mulia lainnya.

Jenis Batu Merah Delima
Merah delima dikenal dalam beberapa jenis, yaitu :

Merah Delima Burma (Merah Delima Burma/Myanmar). Jenis batu Ruby dari Myanmar ini dikenal cukup lama dengan kesolidan warnanya. Sebutan ini menjadi populer meski Batu Merah Delima tidak selalu harus berasal dari negara tersebut. Warna merah terang menjadi salah satu daya tarik jenis Ruby ini. Istilah ini digunakan sedikit bias, pada sisi lain istilah ini digunakan untuk menyebut Batu Merah Delima sintetis.

Merah Delima Darah Merpati (Pigeon Blood Ruby). Merah Delima jenis ini memiliki warna merah yang pekat dan berwarna sedikit kebiruan.

Merah Delima Zoisit. Merah Delima jenis ini tercampur dengan zoisit. Merah Delima jenis ini banyak ditemukan di Tanzania. Nilai batu jenis ini lebih rendah dibandingkan dengan Ruby lainnya.

Majapahit Gemstone

Merah Delima Bintang. Merah Delima jenis ini menunjukkan hasil proses pemolesan dan kualitas benda. Jenis ini mampu memancarkan cahaya. Apabila diperiksa dengan sinar, batu ini akan memancarkan cahaya secara semburat berwarna merah.

Fakta Ilmiah Merah Delima
Sebagai bebatuan mineral, Merah Delima memiliki unsur penyusun yang berbeda dengan bebatuan mulia jenis lainnya. Berikut adalah beberapa uraian rincian terkait dengan jenis batu ini : Formula Kimiawi   : Al2O3, Warna umum Merah,  Tingkat Kekerasan  9 skala Mohs, Sistem Kristal : Hexagonal, Indeks bias batu permata : 1.76 - 1.77, Nilai Kecerahan batu : Transparan, Nama lain : Ruby, Jenis mineral : Corundum.

Merah Delima Palsu

Pada tahun 1902 Batu Ruby pertama kali dibuat jenis sintetisnya. Pembuatan Ruby sintetis disebabkan oleh tingginya permintaan atas batu ini yang tidak dapat diimbangi dengan suplai batu yang cukup. Proses pembuatan Batu Merah Delima sintetis atau palsu dikenal dengan sebutan proses Verneuil. Guna membedakan Batu Merah Delima asli dan palsu, nilai kekerasan menjadi salah satu ukurannya. Biasanya batu sintetis tidak dapat menyamai nilai kekerasan batu yang asli. 

komentar (8) | | Read More...

Mempercepat Batu Sungai Dareh jadi kristal

Penulis : danu on Selasa, 03 Februari 2015 | 20.02

Selasa, 03 Februari 2015

Majapahit Gemstone kali ini akan membeberkan sebuah tips yang berkaitan dengan cara mempercepat Batu Sungai Dareh menjadi kristal. Tips ini diharapkan dapat membantu para gemsholic dalam upayanya merawat Batu Sungai Dareh yang saat ini mulai banyak dicari para kolektor.

Indonesia adalah negara yang kaya akan Batu Mulia yang mempesona hanya saja masih sedikit sekali yang dikenal masyarakat luas. Sebut saja ada Batu Bacan asal Halmahera Maluku Utara yang baru belakangan ini melejit namanya. Batu Kalimaya asal Banten yang terkenal akan kilauan aneka warna bila terkena cahaya. Batu Giok Lumut Aceh yang tentu saja berasal dari propinsi Aceh dan banyak lagi jenis batu berharga lainnya. Salah satu batu asli Indonesia yang saat ini mulai dikenal luas adalah Batu Sungai Dareh yang berasal dari sungai Batanghari, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Propinsi Sumatera Barat.

Majapahit Gemstone

Batu Sungai Dareh adalah sejenis Batu Giok yang memiliki warna kehijauan serta bila diberi cahaya maka akan tampak warna serta corak yang indah di dalamnya. Setelah dilakukan pengujian secara gemologi maka Batu Sungai Dareh disimpulkan sebagai Batu Mulia yang berjenis Idokras dan disebut juga sebagai Batu Mulia Vesuanite, sehingga tidaklah heran bila saat ini banyak sekali penggemar batu yang memburu Batu Sungai Dareh ini untuk dijadikan koleksi pribadi maupun untuk dijual kembali dan bukan hanya oleh kolektor lokal akan tetapi juga para kolektor dari berbagai negara yang turut memburu Batu Sungai Dareh ini. Tidak seperti Batu Bacan yang harus ditambang di kedalaman tanah, Batu Sungai Dareh sesuai dengan namanya diambil dari dasar sungai Batanghari yang kemudian melalui proses pengolahan yakni dipotong, digosok dan diperhalus sehingga terbentuk batu perhiasan yang indah untuk dijadikan mata cincin, kalung, gelang dan lain sebagainya.

Keindahan Batu Sungai Dareh yang sudah dibentuk terletak pada corak atau komposisi warna dalam batu, kilau hasil penggosokan yang sempurna, serta pantulan cahaya bila diberi cahaya dari atas. Seperti Batu Bacan dan Lumut Aceh maka Batu Sungai Dareh ini juga akan berproses menjadi kristal yang indah tentunya memerlukan waktu dan perawatan yang khusus. Batu Sungai Dareh yang telah menjadi kristal tentu harganya jauh lebih mahal dibanding yang masih proses, oleh karena itu pantaslah bila Batu Sungai Dareh yang telah mengkristal banyak dikenakan oleh orang-orang penting di negeri ini seperti mantan Presiden SBY, mantan Mendagri Gamawan Fauzi bahkan Presiden AS Barrack Obama pernah mengenakan cincin dengan mata Batu Sungai Dareh sebagai cinderamata dari Presiden SBY saat melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia dan tentunya mungkin banyak orang terkenal lainnya yang luput dari perhatian media.
Majapahit Gemstone

Disamping keindahan corak, kilau serta warna Batu Sungai Dareh ini ternyata juga memiliki kelebihan lain yaitu tingkat kekerasan Batu Sungai Dareh yaitu sebesar 7 skala Mohs yang setara dengan batu jenis Kecubung Amethyst sehingga semakin disukai oleh para kolektor.  Harga Batu Sungai Dareh bisa dibilang cukup tinggi yakni kisaran ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung dari ukuran serta proses yang sudah terjadi, dan yang paling populer dari jenis Batu Sungai Dareh ini adalah Kumbang Jati dan Pucuk Pisang.

Sebagaiman telah dijelaskan bahwa Batu Sungai Dareh ini berproses menjadi kristal, maka pada kesempatan ini Majapahit Gemstone akan sedikit memberikan tips bagaimana cara mempercepat kristalisasi pada Batu Sungai Dareh ini.

Caranya sangat mudah yakni :
  • Anda hanya perlu membeli air yang mengandung oksigen atau lebih dikenal dengan air Oxy yang banyak dijual di supermarket atau mini market di sekitar rumah.
  • Masukkan Batu Sungai Dareh dalam air oksigen dan tutup kembali dengan rapat. Biarkan kurang lebih 3 – 7 hari dalam wadah tertutup.
  • Keluarkan batu dan dijemur di bawah terik matahari minimal 1 jam dan maksimal 3 jam dalam sehari, setelah dijemur, rendam kembali batu dengan air oksigen dalam wadah tertutup rapat.
  • Lakukan berulang-ulang hingga diperoleh perubahan pada Batu Sungai Dareh menjadi kristal.  Mungkin baru mulai terlihat hasilnya setelah dilakukan selama 1 sampai 3 bulan.
Catatan :Selain air oksigen ada beberapa jenis air yang dipercaya juga dapat mempercepat proses kristalisasi yaitu air buangan AC dan air kelapa muda.

Demikianlah tips untuk mempercepat proses kristal Batu Sungai Dareh, semoga bermanfaat.

komentar | | Read More...

Kekerasan Mineral dalam Skala Mohs

Penulis : danu on Selasa, 30 Desember 2014 | 02.09

Selasa, 30 Desember 2014

Skala kekerasan mineral Mohs mengklasifikasikan resistensi goresan terhadap berbagai mineral melalui kemampuan suatu bahan keras menggores bahan yang lebih lunak. Skala ini diciptakan tahun 1812 oleh geolog dan mineralog Jerman Friedrich Mohs dan merupakan satu dari beberapa definisi kekerasan dalam teknik material. Metode perbandingan kekerasan dengan melihat mineral mana yang mampu menggores mineral lain sudah lama ada, pertama kali disebutkan oleh Theophrastus dalam tulisannya Tentang Batuan sekitar tahun 200 SM, diikuti Plinius yang Tua dalam Naturalis Historia sekitar tahun 77 M.

Skala kekerasan mineral Mohs didasarkan pada kemampuan satu sampel materi alami untuk menggores materi yang lain. Sampel materi yang digunakan Mohs adalah semua mineral. Mineral adalah zat murni yang ditemukan atau berada di alam sekitar. Semua batuan terbuat dari satu atau beberapa bahan mineral. Sebagai zat alami terkeras yang pernah ada ketika skala ini dibuat adalah Intan dan ditempat i puncak skala. Kekerasan bahan diukur terhadap skala ini dengan menemukan bahan terkeras yang dapat menggores suatu bahan lunak atau sebaliknya. Misalnya, jika beberapa bahan mampu digores oleh apatit, namun tidak dengan fluorit, maka kekerasannya pada skala Mohs dapat menempati nilai 4 dan 5.

Skala Mohs adalah skala ordinal murni, misalnya, Korundum (9) dua kali lebih keras daripada Topaz (8), namun Intan (10) hampir empat kali lebih keras daripada Korundum. Tabel di bawah memperlihatkan perbandingan dengan kekerasan absolut yang diukur dengan menggunakan sklerometer berikut contoh gambar.

Majapahit Gemstone

Pada skala Mohs, grafit (bagian utama dari "ujung" pensil) memiliki tingkat kekerasan 1,5; kuku 2,2–2,5; koin tembaga 3,2–3,5; pisau saku 5,1; badan pisau 5,5; kaca jendela 5,5; dan file 6,5.[9] Sebuah pelat garis (porselen non-kaca) memiliki tingkat kekerasan 7,0. Penggunaan bahan-bahan biasa dengan kekerasan yang sudah diketahui dapat menjadi cara sederhana untuk memperkirakan posisi suatu mineral pada skala ini.

Majapahit Gemstone

Berikut ini adalah daftar kekerasan batu-batuan yang sering dipergunakan sebagai mata cincin dan banyak beredar di pasaran.

Majapahit Gemstone

Demikianlah uraian kami tentang kekerasan mineral dalam skala Mohs, semoga dapat bermanfaat serta memberikan pengetahuan baru.

komentar | | Read More...

Categories

Indikator

Visit wongkampung441@gmail.com at Ping.sg Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Flag Counter
BLOGGER INDONESIA
DMCA.com Protection Status
 
Contact Us | Term of use | Site map
Copyright © 2013. Majapahit Gemstone . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger